Ilmu Sosial · Hak Perempuan

Feminism and Sex-Extinction

oleh Arabella Kenealy · Jul 2026

Kesulitan: Tinggi Tingkat: Dewasa Dwibahasa EN / ID

Buku ini menyajikan argumen yang menentang feminisme, yang oleh penulis disebut sebagai 'Maskulinisme'. Penulis berpendapat bahwa feminisme mengabaikan perbedaan biologis dan evolusioner yang mendalam antara pria dan wanita, yang menurutnya penting untuk kemajuan manusia dan kelangsungan ras. Buku ini mengklaim bahwa peran tradisional gender, di mana pria melindungi dan wanita memelihara, adalah hasil dari evolusi dan krusial untuk menghindari dekadensi peradaban, serta bahwa feminisme mengancam tatanan alami ini.

Nilai Kehidupan dalam Buku Ini

Anti-feminisme Peran gender tradisional Evolusi manusia dan diferensiasi seks Biologi dan masyarakat Dekadensi peradaban

Mengapa Buku Ini Penting

Dua sisi dari satu keputusan: membaca, atau menundanya.

Yang Anda Hindari

Pembaca diundang untuk terlibat secara intelektual dengan argumen-argumen yang disajikan, mempertimbangkan perspektif historis dan biologis yang diusulkan oleh penulis, dan membentuk pandangan mereka sendiri tentang isu-isu fundamental mengenai seksualitas dan masyarakat. Buku ini menawarkan kesempatan untuk memahami sudut pandang yang berbeda dan merangsang pemikiran kritis.

Yang Akan Anda Dapatkan

Buku ini adalah karya non-fiksi yang menantang dan provokatif, menyajikan argumen yang mendalam dan kompleks mengenai peran gender, evolusi manusia, dan dampak feminisme. Meskipun pandangannya kontroversial, penulis menghormati kecerdasan pembaca dengan menyajikan ide-ide yang memicu pemikiran mendalam dan mengundang refleksi kritis.

Tiga Hal yang Membuatnya Istimewa

Sebuah 'living book' — kaya ide, karakter tak terlupakan, narasi yang menghormati kecerdasan pembaca.

01

Karakter yang Menginspirasi

Tidak berlaku, karena ini adalah buku non-fiksi argumentatif yang berfokus pada ide dan teori, bukan pengembangan karakter fiksi.

02

Cerita yang Mengikat Hati

Buku ini memiliki struktur argumentatif yang jelas, dimulai dengan pendahuluan yang menyatakan tesis utama, diikuti oleh dua bagian besar yang mengembangkan argumen tentang peran wanita dalam evolusi dan dekadensi manusia, didukung oleh bab-bab yang lebih spesifik. Arc-nya adalah dari pernyataan masalah (feminisme) ke analisis akar masalah (biologi/evolusi) dan konsekuensi (dekadensi).

03

Cocok untuk Dibacakan

Narasi bersifat ekspositori dan persuasif, cocok untuk menyampaikan argumen kompleks dan polemik. Penulis menggunakan gaya yang formal dan akademis, dengan sesekali menyertakan analogi (misalnya, kepiting) untuk memperkuat poinnya, menjadikannya sesuai untuk pembaca dewasa yang mencari analisis mendalam.

Gaya Bahasa

Cicipi nada dan ritme penulis — kutipan dari buku ini.

Feminism, the extremist—and of late years the predominant cult of the Woman’s Movement, is Masculinism.

To begin with, I assert boldly that the so-called Subjection of Woman, very far from having been a cruel injustice merely, on the part of man, has served, on the contrary, as a blessing and an inestimable benefit not only to herself but to the Race bound up in her.

Nature, marvellously prescient in all her processes, has provided that the sexes, by being constituted wholly different in body, brain and bent, do not normally come into rivalry and antagonism in the fulfilment of their respective life-rôles.

Lanjutkan Petualanganmu

Buku lain dari Arabella Kenealy dan rekomendasi sejenis dari kurator.