Agama · Buddha
Buddhist Scriptures
oleh E.J. Thomas · Jul 2026
Buku ini adalah pengantar akademis yang komprehensif tentang kitab suci Buddhis, membahas pertanyaan fundamental tentang apakah Buddhisme dapat disebut agama, konsep-konsep inti seperti anatta (non-diri), impermanensi, karma, dan Nirvana. Penulis juga menguraikan sejarah transmisi teks-teks Buddhis, struktur Tipiṭaka, serta perbedaan antara Buddhisme awal dan perkembangan Mahayana, dengan nada yang menghormati kecerdasan pembaca.
Nilai Kehidupan dalam Buku Ini
Mengapa Buku Ini Penting
Dua sisi dari satu keputusan: membaca, atau menundanya.
⚠ Yang Anda Hindari
Selami pengantar yang kaya ini untuk menjelajahi inti filsafat Buddhis, dari konsep impermanensi hingga jalan menuju Nirvana. Bersiaplah untuk merenungkan pertanyaan-pertanyaan eksistensial yang telah membentuk pemikiran manusia selama ribuan tahun, disajikan dengan kejernihan dan rasa hormat terhadap kapasitas intelektual Anda.
✦ Yang Akan Anda Dapatkan
Buku ini adalah contoh luar biasa dari 'living book' untuk pembaca dewasa, menawarkan pengantar yang mendalam dan merangsang pemikiran tentang kitab suci Buddhis. Penulis menghormati kecerdasan pembaca dengan menyajikan ide-ide kompleks secara lugas dan mengundang refleksi pribadi. Kedalaman substansi dan kehadiran 'living ideas' sangat menonjol, menjadikannya sumber yang berharga bagi siapa pun yang ingin memahami Buddhisme secara serius.
Tiga Hal yang Membuatnya Istimewa
Sebuah 'living book' — kaya ide, karakter tak terlupakan, narasi yang menghormati kecerdasan pembaca.
Karakter yang Menginspirasi
Tidak berlaku, karena ini adalah teks non-fiksi akademis.
Cerita yang Mengikat Hati
Tidak berlaku untuk teks pengantar akademis. Struktur buku ini lebih bersifat ekspositori dan analitis, membangun pemahaman tentang konsep-konsep Buddhis secara bertahap dan logis.
Cocok untuk Dibacakan
Sangat cocok. Gaya narasi yang akademis, informatif, dan analitis sangat sesuai untuk subjek yang kompleks seperti kitab suci Buddhis. Penulis berhasil menyajikan informasi yang padat tanpa terasa kering, berkat penekanan pada ide-ide yang mendalam.
Gaya Bahasa
Cicipi nada dan ritme penulis — kutipan dari buku ini.
To what extent can we speak of Buddhism as a religion—a system which rejects a belief in an immortal soul and an eternal God? We shall do well not to seek to answer this by fitting our reply into the limits of a ready-made definition.
The chief ontological principle of Buddhism is that all compound things are impermanent; and it went on to assert that all things are compound except space and Nirvana. The self is compound, and hence impermanent.
Salvation, the freedom from the circle of birth and death, results from knowledge, and the saving knowledge which is the essence of positive Buddhist teaching consists in the four truths—the fact of suffering, the cause of suffering, the destruction of suffering, and the Noble Eightfold Path leading thereto.
Lanjutkan Petualanganmu
Buku lain dari E.J. Thomas dan rekomendasi sejenis dari kurator.
