Agama · Buddha

The Dhammapada

oleh F. Max Muller · Jul 2026

Kesulitan: Menengah Tingkat: Dewasa Dwibahasa EN / ID

The Dhammapada adalah kumpulan ayat-ayat dari ajaran Buddha, yang sebagian besar diatribusikan kepada Buddha Gautama sendiri. Teks ini menyajikan prinsip-prinsip etika dan spiritual inti Buddhisme dalam bentuk aforisme yang ringkas dan mudah diingat, mencakup topik-topik seperti pikiran, kesungguhan, kebijaksanaan, kebahagiaan, dan jalan menuju pencerahan.

Nilai Kehidupan dalam Buku Ini

Pentingnya pikiran dan niat Karma dan konsekuensi perbuatan Perbedaan antara orang bodoh dan bijaksana Jalan menuju pencerahan (Nirvana) Pengendalian diri dan kesungguhan Cinta mengakhiri kebencian

Mengapa Buku Ini Penting

Dua sisi dari satu keputusan: membaca, atau menundanya.

Yang Anda Hindari

Selami kebijaksanaan abadi The Dhammapada dan biarkan setiap ayatnya menjadi cermin untuk refleksi diri dan panduan menuju kehidupan yang lebih sadar dan bermakna. Buku ini adalah harta karun ide-ide yang akan terus memicu pemikiran dan pertumbuhan spiritual Anda.

Yang Akan Anda Dapatkan

The Dhammapada adalah mahakarya kebijaksanaan spiritual yang luar biasa, menawarkan kedalaman substansi yang tak tertandingi dan penuh dengan 'living ideas' yang menginspirasi. Nada penulis sangat menghormati kecerdasan pembaca, mengundang refleksi mendalam tanpa memaksakan makna. Buku ini murni substansi, bebas dari sensasi, dan secara konsisten menghargai pembaca sebagai pribadi utuh yang mampu berpikir dan tumbuh secara mandiri. Ini adalah teks fundamental yang terus relevan dan mencerahkan.

Tiga Hal yang Membuatnya Istimewa

Sebuah 'living book' — kaya ide, karakter tak terlupakan, narasi yang menghormati kecerdasan pembaca.

01

Karakter yang Menginspirasi

Tidak berlaku; fokus utama adalah pada prinsip-prinsip universal dan ajaran, bukan pada pengembangan karakter fiksi atau individu tertentu.

02

Cerita yang Mengikat Hati

Tidak berlaku; ini adalah kumpulan ayat-ayat kebijaksanaan yang berdiri sendiri namun saling melengkapi, bukan narasi dengan alur cerita.

03

Cocok untuk Dibacakan

Gaya narasi yang ringkas, langsung, dan aforistik sangat cocok untuk menyampaikan ajaran spiritual dan etika secara mendalam. Setiap ayat berfungsi sebagai permata kebijaksanaan yang dapat direnungkan secara individual, menjadikannya sangat efektif untuk tujuan instruktif dan meditatif.

Gaya Bahasa

Cicipi nada dan ritme penulis — kutipan dari buku ini.

1. All that we are is the result of what we have thought: it is founded on our thoughts, it is made up of our thoughts. If a man speaks or acts with an evil thought, pain follows him, as the wheel follows the foot of the ox that draws the carriage.

5. For hatred does not cease by hatred at any time: hatred ceases by love, this is an old rule.

21. Earnestness is the path of immortality (Nirvana), thoughtlessness the path of death. Those who are in earnest do not die, those who are thoughtless are as if dead already.

Lanjutkan Petualanganmu

Buku lain dari F. Max Muller dan rekomendasi sejenis dari kurator.