Sastra Anak · Fiksi Anak
Through the Looking-Glass
oleh Lewis Carroll · Jun 2026
Buku ini melanjutkan petualangan Alice saat ia melangkah melalui cermin ke dunia fantasi di mana segala sesuatu terbalik dan mengikuti aturan permainan catur. Alice bertemu dengan berbagai karakter aneh dan menghadapi situasi yang penuh teka-teki dan permainan kata saat ia berusaha menjadi Ratu.
Nilai Kehidupan dalam Buku Ini
Mengapa Buku Ini Penting
Dua sisi dari satu keputusan: membaca, atau menundanya.
⚠ Yang Anda Hindari
Selami dunia cermin yang penuh keajaiban dan absurditas bersama Alice. Biarkan imajinasi Anda terbang bebas saat Anda menavigasi permainan catur yang rumit dan bertemu dengan karakter-karakter tak terlupakan. Buku ini akan menantang pikiran Anda dan menghibur jiwa Anda, mengundang Anda untuk menemukan makna di setiap sudut yang tak terduga.
✦ Yang Akan Anda Dapatkan
Through the Looking-Glass adalah contoh klasik dari 'living book' yang kaya imajinasi dan substansi. Dengan narasi yang menghormati kecerdasan pembaca, penuh dengan ide-ide yang memicu pemikiran, dan memberikan ruang luas bagi interpretasi pribadi, buku ini menawarkan pengalaman membaca yang mendalam dan memuaskan. Permainan kata yang cerdas dan struktur naratif yang unik menjadikannya karya yang tak lekang oleh waktu.
Tiga Hal yang Membuatnya Istimewa
Sebuah 'living book' — kaya ide, karakter tak terlupakan, narasi yang menghormati kecerdasan pembaca.
Karakter yang Menginspirasi
Meskipun Alice tetap menjadi karakter utama yang konsisten, ia menunjukkan perkembangan dalam kemampuannya untuk menavigasi dan memahami (atau setidaknya menerima) logika dunia cermin yang tidak masuk akal. Ia belajar beradaptasi dengan aturan yang terus berubah dan menjadi lebih berani dalam menghadapi situasi yang membingungkan, meskipun perkembangannya lebih pada pengalaman daripada perubahan karakter yang mendalam.
Cerita yang Mengikat Hati
Buku ini mengikuti Alice dalam perjalanan linier melalui dunia cermin, yang distrukturkan sebagai permainan catur. Setiap bab mewakili langkah dalam permainan, dengan Alice bergerak dari satu kotak ke kotak lain, bertemu karakter-karakter baru yang sesuai dengan bidak catur, dan menghadapi tantangan yang membawanya semakin dekat untuk menjadi Ratu.
Cocok untuk Dibacakan
Narasi orang ketiga yang cerdas, seringkali dengan nada bermain-main, filosofis, dan sedikit ironis, sangat cocok untuk menyampaikan keajaiban dan absurditas dunia cermin. Gaya narasi ini memungkinkan penulis untuk menyisipkan permainan kata dan komentar sosial yang halus, yang dapat dinikmati oleh pembaca dari berbagai usia.
Gaya Bahasa
Cicipi nada dan ritme penulis — kutipan dari buku ini.
Child of the pure unclouded brow And dreaming eyes of wonder! Though time be fleet, and I and thou Are half a life asunder, Thy loving smile will surely hail The love-gift of a fairy-tale.
The way Dinah washed her children’s faces was this: first she held the poor thing down by its ear with one paw, and then with the other paw she rubbed its face all over, the wrong way, beginning at the nose: and just now, as I said, she was hard at work on the white kitten, which was lying quite still and trying to purr—no doubt feeling that it was all meant for its good.
“Oh, you wicked little thing!” cried Alice, catching up the kitten, and g
Lanjutkan Petualanganmu
Buku lain dari Lewis Carroll dan rekomendasi sejenis dari kurator.



